Hai para wanita! Khususnya Anda-anda yang sedang menjalin hubungan dengan pasangan Anda, pernahkah Anda bertanya-tanya, "Apakah dia berniat serius membina hubungan atau tidak? "Apakah kekasih saya betul-betul lembur, atau jangan-jangan dia sedang menduakan saya?" Anda ingin tahun jawabannya? Mungkin hal-hal berikut (yang aku kutip dari Tabloid Nova) bisa Anda gunakan sebagai masukan untuk melihat ciri-ciri kekasih yang tidak jujur. Ingat lho ya, hanya sebagai masukan."
1. Si Dia tak mengenalkan Anda kepada keluarga dan teman-temannya.
Seorang pembohong akan membiarkan Anda di dalam kegelapan, sementara mereka bermain di tempat terang. Hubungan Anda tidak akan berhasil jika Anda berstatus "Kekasih Bayangan". Artinya, Anda sering dibuat menunggu, sementara pasangan Anda sedang bersenang-senang. Sebaiknya, Anda perhatikan apakah Anda diajak bila ada acara keluarga atau kumpul-kumpul dengan teman-temannya. Pernahkah dia mengajak Anda ke gathering party yang diadakan oleh kantornya? Bila ya, pasti ada alasannya.
Mungkin teman kencan Anda sedang mendekati seseorang atau justru dia sebenarnya sudah mempunyai kekasih sehingga dia tidak akan membawa Anda di muka umum. Anda berhak curiga jika tidak diajak menghadiri suatu acara, lantas bertindaklah tegas. Berhentilah menjadi Kekasih Bayangan. Begitu Anda berani menghadapinya, Anda akan tahu apakah Anda memang akan menjadi kekasihnya seumur hidup atau sudah waktunya pergi meninggalkannya.
2. Si Dia tak memperlihatkan perasaannya.
Pembohong menyembunyikan perasaan mereka agar mereka dapat mengelabui bila mereka berada di suatu tempat. Sungguh melelahkan bila Anda harus membongkar kebenaran dari pasangan Anda. Pasangan yang tidak memperlihatkan perasaannya dapat mengatakan apa yang ingin Anda dengar, tetapi tidak akan mengubah sikapnya kecuali memang dia menginginkannya.
Mengatakan hal yang benar dan melakukan hal yang benar sangat berbeda. Bila pasangan Anda mengatakan bahwa dia menghabiskan waktu lebih banyak bersama Anda dan lebih banyak memberi perhatian kepada Anda, tetapi pada kenyataannya tidaklah demikian, Anda harus berhati-hati karena kemungkinannya dia menjalin hubungan dengan beberapa orang selain dengan Anda.
3. Si Dia mengaku tak ingin terikat.
Bila seseorang mengatakan "Saya tidak menginginkan komitmen," jangan mudah tertipu dan jangan terperangkap. Seorang pembohong tidak senang dikontrol. Dia akan mudah berpaling dari Anda karena tidak senang dengan sikap pasangan yang ingin mengekangnya. Sangat sering orang tidak memedulikan pesan yang jelas mengenai kencan yang berpotensi. Bila seseorang mengatakan kepada Anda, "Saya tidak serius dengan hubungan kita", "Saya masih ingin bebas", "Saya belum siap untuk berumah tangga", jangan ragu-ragu untuk mengambil langkah mundur!
Dengan jelas dia mengatakan kepada Anda bahwa dia hanya ingin bersenang-senang. Bila Anda tetap meneruskan hubungan Anda dengannya, Anda akan patah hati. Jangan pernah memaksa seseorang untuk masuk ke dalam situasi yang tidak diinginkannya. Jangan pernah menuntut seseorang untuk menjalankan hubungan yang serius bila dia tidak menginginkannya.
4. Si Dia mengaku mengkhianati mantannya.
Seorang pembohong membenarkan perilaku mereka agar tidak terikat. Cara mereka mengakui tindakannya memperlihatkan karakter yang mereka miliki. Biasanya alasan yang mereka pakai adalah:
* "Mantan saya ringan tangan sehingga sah-sah saja bila saya membutuhkan perhatian dari seseorang."
* "Ayah saya mengkhianati ibu saya, jadi kalau sekarang saya mengkhianati kekasih saya itu karena pengaruh kehidupan masa lalu saya."
Setiap orang mempunyai alasan, tetapi apakah Anda dapat menerima pembenaran ini? Orang yang mengakui ketidaksetiaan di masa lalunya kemudian menceritakan pengkhianatannya kepada orang lain biasanya berkemungkinan besar untuk berselingkuh kembali. Biasanya mereka tidak merasa bertanggung jawab terhadap tindakan masa lalunya, juga tidak menyelesaikan dengan baik masalah yang dihadapinya.
5. Sebelumnya Si Dia selalu jomblo
Ingat, seorang pembohong tidak pernah sendirian! Putus dari satu cinta, lari ke cinta yang lain atau bahkan memiliki beberapa cinta dalam waktu yang bersamaan. Mereka tidak peduli dengan introspeksi diri, fokus mereka adalah untuk menarik orang baru ke dunianya.
Bila Anda berkencan dengan orang yang menceritakan sejarah cintanya yang selalu berusaha mendapatkan pasangan baru ketika sedang menjalin hubungan dekat dengan seseorang, berhati-hatilah! Orang ini mungkin berpikir pasangannya hanyalah pengisi waktu dan hubungan sejenis ini tidak pernah bertahan lama.
6. Si Dia suka berbohong
Pembohong berbohong mengenai segala hal yang membuat Anda mempertanyakan kebenaran dari ceritanya. Bila Anda berkencan dengan seseorang yang tampaknya tidak jujur mengenai hal-hal yang biasa, seperti 'Di mana dia makan siang', 'Apa yang dilakukannya di hari Minggu pagi' sebaiknya Anda harus waspada. Dia akan selalu berbohong; dari satu bohong ke bohong berikutnya. Anda harus ingat "tanpa kejujuran, tidak ada cinta".
7. Si Dia bangga akan bentuk badannya
Pembohong merasa tidak aman dan perlu membuat dirinya menarik. Dia memamerkan popularitasnya untuk menaikkan rasa rendah dirinya. Bila pasangan Anda sangat menuntut, Anda harus menyadari betapa dia memiliki perasaan tidak aman yang tinggi. Orang ini merasa perlu menonjolkan egonya untuk menutupi kekurangannya.
Jumat, Januari 30, 2009
APAKAH SI DIA SERIUS???
Rabu, Januari 21, 2009
IS HE THE ONE ?
Setelah kejadian tadi siang yang bikin ati dongkol, akhirnya aku menghabiskan waktu buka-buka halaman baca ini itu. Mayoritas berita tentang kehebohan pelantikan presiden baru AS, Barrack Obama. Tapi dari begitu banyak ini itu yang aku baca, ada satu hal lain yang cukup menarik untuk dibaca terutama bagi para wanita yang belum yakin dengan calon pasangan hidupnya. Aku kutip artikel ini dari hanyawanita.com. Mudahan bisa jadi referensi yang berguna, walopun menurutku agak sulit untuk dilakukan dengan mengesampingkan "rasa". Selamat membaca...
Is He The One?
Setiap wanita lajang selalu menunggu-nunggu jodoh datang ke dalam kehidupannya. Dulu ketika Anda masih memilih-milih di antara begitu banyak opsi, pertanyaan yang muncul di benak adalah: yang mana ya, jodoh saya? Nah, jika Anda merasa sudah menemukannya, pertanyaannya tentu berbeda lagi, yakni: apakah dia jodoh saya?
Ketika Anda dan pasangan sudah memutuskan untuk meningkatkan level komitmen menjadi sehidup semati, Anda harus menanyakan pada diri Anda pertanyaan terakhir tersebut. Meski begitu, sungguh sulit menentukan apakah dia pria yang tepat untuk Anda, karena ukurannya pasti berbeda-beda bagi tiap wanita. Bahkan wanita yang sudah menikah pun masih sering menanyakan pertanyaan yang sama, tak peduli apakah pernikahannya berjalan lancar atau tidak.
Mungkin Anda berpikir bahwa Anda harus benar-benar mencintainya dan yakin bahwa ia mencintai Anda untuk dapat melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih tinggi. Realitas mengatakan bahwa pendapat se-macam itu adalah salah. Cinta cenderung membutakan, bahkan anak sekolah pun tahu itu. Ketika Anda jatuh cinta, logika-logika pun tertutup rapat sehingga Anda pun kehilangan akal sehat. Maka untuk mengetahui, is he the one?, Anda harus benar-benar logis dan mengesampingkan emosi pribadi. Buat perhitungan negatif-positif dan tanya pendapat orang-orang terdekat Anda.
Jika Anda berani berpikiran jernih dan mengesampingkan fakta bahwa Anda betul-betul cinta mati dengannya, coba jawab pertanyaan-pertanyaan ini:
1. Apakah dia merasa sebagai lelaki yang beruntung?
Seorang pria yang merasa dirinya beruntung akan memancarkan rasa syukur dan terima kasih, yang bisa merubah auranya menjadi aura kebahagiaan. Seandainya ia merasa beruntung memiliki Anda di dalam hidupnya, perasaan syukur dan bahagia akan membuat Anda yakin kalau Anda dikagumi dan dicintai. Sebaliknya, jika Anda tidak yakin apakah ia merasa beruntung atau tidak, pikir-pikir lagi hubungan Anda.
2. Adakah sifat-sifatnya yang tak bisa Anda toleransi?
Setiap orang pasti dapat merasa terganggu oleh segala hal. Mungkin Anda kesal karena ia terlampau menomorsatukan teman-temannya daripada Anda. Atau Anda benci karena ia suka menyindir. Bisa juga Anda senantiasa merasa tersakiti karena ia seorang pecandu. Camkan hal ini: pernikahan atau hubungan jangka panjang artinya mentoleransi sifat-sifat jeleknya seumur hidup. Jika Anda tak tahan pada sifatnya saat ini, ada kemungkinan Anda tetap tak tahan beberapa tahun lagi, dan itu bisa jadi sebab-sebab perceraian Anda kelak.
3. Apakah Anda mengetahui penghasilanya?
Anda harus tahu karena Anda berdua telah mendiskusikanya secara terbuka dan jujur, bukan karena Anda diam-diam menemukan slip gajinya. Kalau ia terbuka pada Anda, bisa dipastikan ia siap menempuh langkah selanjutnya.
4. Sudahkah ia 'melihat' Anda dalam keadaan terburuk?
Keadaan terburuk bukan berarti tanpa make up atau saat bad hair day. Keadaan terburuk berarti mood yang paling jelek atau sisi terjahat diri Anda. Jika ia tidak kabur saat hal itu terjadi, berarti ia mungkin memang bersedia bertoleransi, demi cintanya pada Anda.
5. Apakah ia memiliki visi dan misi yang sama dengan Anda?
Ia mungkin menghayalkan untuk bisa menikah, memiliki banyak anak, dan membangun keluarga besar yang solid. Sementara Anda bermimpi untuk meraih gelar akademis tertinggi, mengejar karir, dan memiliki banyak uang untuk bersenang-senang dalam hidup. Atau mungkin pasangan Anda berkeinginan untuk mem-bawa Anda tinggal di kota atau negara lain. Sementara Anda hanya ingin dekat dengan keluarga Anda.
Pastikan visi, misi, keinginan, harapan, dan mimpi jangka panjang Anda dan pasangan cocok sebelum melangkah ke jenjang tertinggi. Jika tidak, tak ada gunanya Anda berdua 'bersama-sama', karena akhirnya Anda dan pasangan akan 'pergi sendiri-sendiri'.
6. Apakah Anda cocok secara spiritual dengan dirinya?
Kecocokan secara spiritual bukan berarti memiliki agama yang sama, karena terbukti banyak pasangan dapat langgeng meski memiliki kepercayaan yang berbeda. Walau begitu, pernikahan di Indonesia mensyaratkan bahwa kedua mempelai harus memiliki kepercayaan yang sama. Jika Anda berencana memiliki anak, perbedaan kepercayaan dapat menjadi masalah terutama saat memutuskan kepercayaan yang mana yang bisa dianut si anak.
Kecocokan secara spiritual paling tidak memastikan bahwa Anda dan pasangan sama-sama melihat agama atau kepercayaan, baik sama atau berbeda, dari sudut pandang yang sama. Berhati-hatilah dalam isu sensitif ini. Pasangan yang memiliki kepercayaan yang sama pun masih sering berbeda pendapat, apalagi yang berbeda Selesaikanlah perbedaan persepsi Anda dan pasangan mengenai hal ini sekarang, sebelum hal ini menjadi isu besar ketika hubungan Anda sudah berada di taraf yang lebih tinggi.
7. Apakah orang-orang terdekat Anda menyukainya?
Dalam menjalin hubungan percintaan, pasti Anda ingin didukung oleh orang-orang terdekat Anda. Anda ingin mendengar teman-teman Anda bilang kalau ia pria yang terbaik untuk Anda. Anda juga ingin keluarga Anda menyukainya. Itulah alasan mengapa kita membutuhkan orang-orang yang mendukung kita (keluarga dan teman) untuk menghadiri pernikahan kita. Sebaliknya, bagaimana Anda dapat berinteraksi dengan keluarga dan teman-temannya? Jika Anda menganggap mereka semua tidak berguna dan tak pernah berniat mendekati mereka—meskipun pasangan Anda mengagumi mereka, inilah dering alarm Anda.
8. Apakah Anda merasa aman, didukung, dan dihargai olehnya?
Ini pertanyaan sederhana. Anda harus menjawab ya, ya, dan ya untuk memastikan bahwa dia jodoh yang tepat untuk Anda.
9. Apakah Anda akan tetap mencintainya jika 'segalanya' menghilang?
Anda beruntung jika punya pasangan yang tampan, kaya, berpengaruh, terkenal, berkarir bagus, dan lain sebagainya. Tapi hati-hati, mungkin itu semua yang membuat ia jadi ‘pria yang tepat’ bagi Anda. Coba bayangkan ia tanpa semua itu. Jika Anda yakin masih akan berada di sisinya jika ia tak punya uang untuk membelikan Anda kemewahan, atau wajah tampan untuk dipamerkan, atau ketenaran dan lain sebagainya, Anda berada di jalur yang benar.
Dalam berhubungan cinta dengan pasangan Anda, jangan buta pada realitas. Namun begitu, tetaplah setia pada intuisi Anda, karena Andalah yang paling tahu. Jika anda yakin seratus persen bahwa he is the one, maka selamat! Anda harus merasa bersyukur atas hal itu.
Rabu, Desember 17, 2008
HIGH HEELS
High heels? Tentu hampir semua wanita pernah memakainya. Ga dipungkiri kalo high heels dapat menunjang penampilan kaum hawa. Dalam waktu sekejap sepatu hak tinggi akan membuat kaki kelihatan panjang dan seksi. Namun pemakaian hak tinggi setiap hari akan menimbulkan masalah kesehatan kaki antara lain lapisan kulit yang menebal atau kapalan yang biasa terjadi pada ujung jari-jari kaki atau pada bagian samping kaki, kaki bengkak yang bisa menjadi radang, beban tubuh terpusat di kaki bagian tumit, dan stres pada kaki. Selain itu juga high heels menyebabkan cedera pada otot kaki, nyeri sendi punggung, sampai pada masalah yang lebih kompleks, seperti sakit pada tulang telapak kaki yang bertambah parah setiap tahunnya.
Eh, ga berarti anda harus mengganti koleksi high heels anda dengan sepatu ceper lho.....menurut para ahli, anda masih boleh memakai high heels tapi tidak setiap hari dan selama bertahun-tahun. Dalam memakai high heels ada baiknya mengikuti tips berikut ini :
1. High heels sebaiknya dipakai hanya untuk acara tertentu. Kalau anda di kantor memang harus memakai high heels, ada baiknya perjalanan dari dan menuju ke kantor anda pakai sepatu santai yang nyaman dipakai tanpa menyakiti kaki anda. Nanti sesampai anda di kantor, barulah anda ganti sepatu anda dengan high heels.
2. Untuk pemakaian sehari-hari sebaiknya gunakan sepatu dengan tinggi hak antara 2-3cm (jangan lebih dari 4 cm!). Tinggi hak 2-3cm memungkinkan tumit terangkat sedikit dan melonggarkan tendon achilles sehingga saat berjalan tidak terjadi tarikan keras di urat kaki.
3. Pada saat membeli high heels, pastikan ukuran high heels benar-benar pas saat dipakai, tidak kekecilan atau pun kebesaran. Sepatu yang kekecilan atau kebesaran akan membuat kulit kaki tergesek dan menjadi pecah. Jadi, sepatu haruslah langsung nyaman ketika digunakan.
4. Pilihlah high heels dengan hak yang tebal karena hak jenis ini akan mampu menopang seluruh tubuh secara seimbang.
5. Bahan sepatu sangat penting dalam hal kenyamanan. Pilihlah bahan yang lembut dan tidak kaku.
6. Belilah high heels pada waktu sore atau malam hari setelah anda beraktivitas karena pada waktu ini kaki akan melebar akibat dari pemakaian seharian.
Nah, sekarang anda dapat memakai high heels dengan aman dan nyaman untuk kesehatan kaki anda. Selamat mencoba!--lvoe-berbagai sumber--
Senin, Desember 08, 2008
KEBUTUHAN PRIA SENSI
Kita masih ngebahas tentang pria sensi. Kalo sifat sensi pria itu lagi muncul berarti ada hal-hal yang dibutuhkannya diantaranya..
1. Kebutuhan Mendapatkan Sesuatu
Sikap sensitifnya akan muncul bila ia tak bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Misalnya, saat si dia sedang ingin mendapat perhatian, Anda malah cuek. Agar sensinya enggak kambuh, berilah perhatian yang dia butuhkan.
2. Kebutuhan Menghindari Sesuatu
Sikap sensitifnya dijadikan senjata untuk menghindari atau menyembunyikan sesuatu. Ini dilakukan, agar saat ia melakukan kesalahan, Anda tak punya banyak kesempatan untuk bertanya padanya.
3. Kebutuhan Menghindari Sesuatu Demi Mendapatkan Sesuatu
Sikap ngambeknya akan keluar saat ia diminta melakukan sesuatu yang tak dia inginkan, karena ada hal lain yang ingin sekali dia lakukan.
http://www.kompas.com/1Des2008
PRIA SENSI ???
Setelah pengalamanku beberapa tahun ini dekat dengan seseorang, ada hal baru yang akhirnya aku tau yaitu ......ternyata pria juga memiliki sifat yang sangat sensi. Pria juga bisa menangis kalo ada hal yang terjadi diluar kendalinya. Pria juga bisa ngambek lho...jangan salah. Selama ini kan image pria itu selalu dipandang atau lebih tepatnya dituntut oleh lingkungannya menjadi sosok yang "macho" .
Dari beberapa artikel yang aku baca ternyata sifat sensi itu dipengaruhi beberapa hal. Seperti yang disampaikan oleh kompas.com tanggal 28 nop kemaren.
Ada tiga faktor utama yang menyebabkan pria menjadi sensitif:
1. Pola Asuh
Nilai dan cara seseorang dibesarkan sangat berpengaruh terhadap suatu kepribadian. Seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang memanjakannya, akan membuat ia menjadi pribadi manja dan sulit menerima situasi yang tak menguntungkan dirinya. Ia akan gampang ngambek dan marah tanpa memikirkan kepentingan orang lain. Begitu juga dengan seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang dan ikatan emosional yang sangat kental. Ia akan mudah meneteskan air mata saat meluapkan emosinya.
2. Budaya
Unsur budaya pun tak kalah berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Dalam budaya patriarki, posisi pria lebih tinggi dari perempuan. Makanya perempuan diharuskan tunduk terhadap pria. Anggapan bahwa pria berhak menguasai perempuan inilah, yang terkadang membuat pria ‘ngambek,’ saat ia merasa minder atau terancam pada perempuan yang memiliki kemampuan melebihi dirinya.
3. Hormonal
Pada dasarnya, komposisi hormonal dalam tubuh akan membentuk sebuah pola temperamen tertentu. Jadi, tingkah sensitif para pria bisa jadi dilatarbelakangi oleh pola temperamen yang dibentuk oleh hormon tersebut. Biasanya, pribadi yang berpotensi menampilkan perilaku sensitif adalah mereka yang memiliki pola temperamen melankolis, berkombinasi dengan sanguinis. Sehingga pola agresinya cenderung bersifat pasif. Nah, ngambek atau bahkan menangis, adalah salah satu bentuk ketidakpuasan yang bersifat pasif. Menghadapi pria sensitif, memang bukan hal mudah. Anda tak boleh terlalu keras atau terlalu ‘memaklumi’ kebiasannya.
Untuk menghadapi pria yang sensi, ada beberapa trik yang bisa diterapkan (mudah-mudahan....)
- Bersikap Tegas
Jangan ragu untuk bersikap tegas bila si dia sering ‘ngambek’. Anda bisa berterus terang kepadanya, bahwa Anda tak suka dengan kebiasaannya itu. Mintalah dia untuk menyampaikan dan menjelaskan apa yang tak ia suka. Ajak ia menyelesaikan masalah dengan berkompromi. Jangan biarkan ia diam dan pergi saat masalah belum selesai. Ini akan membuat ia selalu mengulangi kebiasannya, atau bahkan menjadikan sikap ‘ngambek’ sebagai senjata menutupi kesalahannya.
- Contoh Tingkahnya
Kalau kebiasaan ‘ngambek’ menjadi hal yang biasa ia lakukan, sesekali cobalah melakukan hal yang sama. Bila ia bertanya ada apa dengan Anda, inilah kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan kepadanya bahwa sangat tidak nyaman memiliki pasangan yang terlalu sensitif. Salah kata sedikit saja sudah membuat dia diam lantaran tersinggung berat. Anda kerap dibuat menebak-nebak apa keinginannya. Cobalah jelaskan kepadanya bahwa kebiasannya tersebut dapat merusak komunikasi dalam hubungan Anda berdua.
- Beri Pujian
Tak jarang, alasan si dia sensi karena merasa kurang percaya diri menghadapi segala kelebihan Anda. Karena minder, ia pun jadi malas mendengar, bahkan merespon berbagai cerita tentang prestasi Anda. Sikapnya cenderung menjadi tak peduli dengan keberhasilan Anda. Bila alasan ini menjadi penyebab atas sikap sensinya, tak ada salahnya bila Anda mencoba memujinya lebih sering. Ini akan membuat ia merasa masih dihormati dan dibutuhkan oleh Anda. Bagaimanapun, ego pria tak ingin kalah dengan perempuan.
Nah para wanita, silahkan berjuang menghadapi pria anda yang sensi. Selamat berjuang!
Aku juga lagi berjuang nih :-)